Sabtu, 01 Mei 2010

Faktor Penyebab Jerawat

Jerawat atau yang biasa disebut dengan acne itu adalah jenis penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan menahun dari folikel pilosebacea (seperti kelenjar keringat di kepala) yang di tandai dengan munculnya komedo, papul, pustul, nodus dan kista.
Jerawat yang timbul di wajah itu disebabkan oleh bakteri proprioni bacterium acnes yang kerjanya merubah sebum (keringat) dari bentuk yang awal nya cair menjadi lebih padat, sehingga mudah menyumbat pori-pori kulit. Faktor-faktor penyebab timbulnya jerawat :
1. Adanya sumbatan di pori-pori kulit oleh sebum yang berubah jadi padat / kental.
2. Peningkatan produksi sebum akibat pengaruh hormonal, kondisi fisik dan psikologis. Jika disertai dengan sumbatan pada muara kelenjar sebacea, maka aliran keluar sebum akan terbendung.
3. Peningkatan populasi dan akttifitas proprionibacterium acnes yang berperan pada proses peradangan serta membentuk enzim lipolitik (pemecah lemak) yang makin menutup pori.
4. Reaksi radang akibat serbuan sel darah putih ke sekitar kelenjar sebacea yang sudah mengalami bendungan dan akhirnya pecah.
5. Faktor lain : usia, ras, familia, makanan, cuaca / musim yang secara tidak langsung dapat memacu peningkatan proses terjadinya jerawat. Jerawat sering terjadi pada wanita sekitar usia 14-17 tahun, di ketahui juga bahwa ras oriental (Jepang, Cina, Korea) lebih jarang menderita jerawat.
6. Peningkatan kadar hormon androgen, anabolik, kortikosteroid, gonadotropin berpengaruh juga pada terjadi nya jerawat.
jenis-jenis dan proses timbulnya jerawat adalah sebagai berikut :
a. Komedo ; jika kamu stress fisik maupun psikis bisa meningkatkan produksi sebum yang berakibat pula meningkatnya populasi kuman penyebab jerawat. Akhirnya pori-pori kulitmu tersumbat. Sumbatan pada pori-pori ini awalnya tampak berwarna putih pucat yang biasa disebut “white head comedo” dan lama kelamaan menjadi kehitaman atau disebut “black head comedo”
b. Jerawat radang ; jerawat tipe ini terjadi karena kantong folikel di dalam kulitmu mengembang berisi lemak padat yang kemudian pecah. Hal itu menyebabkan serbuan sel darah putih ke sekitar folikel sehingga terjadi radang. Peradangan akan semakin parah jika ada kuman dari luar yang ikut masuk akibat perlakuan yang salah, seperti di pijat dengan kuku dan lain-lain. Biasanya jerawat ini berwarna merah, cepat membesar, berisi nanah dan terasa nyeri.
c. Jerawat konglobata ; jenis jerawat ini disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah. Jerawat ini berupa bisul-bisul besar yang menggerombol menjadi satu (konglomerasi) dan biasanya bernanah dan setelah sembuh biasanya bisa meninggalkan bekas berupa kulit yang bopeng, bergelombang dan mengeras.
Cara pengobatan nya adalah sebagai berikut :
1. Menghindari terjadinya peningkatan peroduksi sebum dan pengentalan lemak yang menyumbat pori-pori dengan cara diet rendah lemak karbohidrat/gula dan menjaga kebersihan kulit agar permukaan kulit terbebas dari kotoran dan kuman penyebab jerawat.
2. Menghindari faktor pemicu terjadinya jerawat misalnya dengan hidup teratur, cukup istirahat, olahraga dan hindari stress
3. Jaga kebersihan kemasan kosmetik dan gunakan kosmetik secukupnya.
4. Menjauhi pemacu kelenjar minyak misalnya minuman keras, rokok, makanan pedas dan lain-lain
5. Untuk kulit berjerawat dengan komedo, pakai sabun wajah yang mengandung butiran scrub tapi sebaiknya dipakau seminggu sekali.
6. Jangan memijit jerawat dengan tangan, bila jerawat bernanah sebaiknya dipijat dengan cotton bud, tapi ketika memijat kulit wajah harus dalam keadaan bersih, lalu setelah jerat pecah olesi dengan antiseptic.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar